Bencana Datang Tiada Henti

ENTAH bencana apa lagi yang akan menimpa negeri ini. Belum kering air mata dan kesedihan akibat terbakar dan tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (LMP) Levina I di kawasan perairan Kepulauan Seribu,  serta tanah longsor di Manggarai, Nusa Tenggra Timur. Kini bencana tak kalah dahsyat menghantam Sumatera Barat.
Gempa dengan kekuatan 6,3 Skala Richter (SR) tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (6/3). Kawasan Solok, Bukitinggi, Kabupaten Tanah Datar, dan Padang, Padangpanjang, Payakumbuh, dan Pariaman, dicekam kepanikan hebat.
Dari data sementara, jumlah korban sekitar 70 orang. Tentu saja data itu masih akan terus berkembang, karena tidak mungkin mengumpulkan data akurat dalam kondisi semua orang masih dilanda kepanikan.
Apalagi, korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan masih belum dapat terdeteksi. Dari data sementara, korban tewas paling banyak terdapat di Kabupaten Solok, yaitu 19 orang. Sedangkan korban luka berat dan ringan hingga kini mencapai ratusan dan diperkirakan masih terus bertambah.
Gempa terjadi tiga kali yaitu pukul 10.00, 11.28, dan 12.49. Pusat gempa diperkirakan di KM 11 barat daya Batusangkar dengan kedalaman berbeda yaitu 33 km dan 427 km. Gempa tersebut masih diikuti gempa susulan yang skalanya lebih kecil.
Gempa bumi memang sebuah bencana alam yang hingga kini tidak dapat dideteksi sebelumnya. Berbeda dengan banjir, longsor, dan serangan badai yang relatif dapat dideteksi lebih dini sehingga jumlah korban masih mungkin diminimalkan. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain kecuali dilakukan langkah cepat  dan tepat untuk mengevakusi korban, terutama yang mengalami luka berat.
Tak kalah penting menyediakan tempat penampungan sementara yang aman dan penyediaan logistik. Di sisi lain aparat pemerintah terkait dituntut mampu menenangkan para korban selamat agar tidak terus menerus dilanda kepanikan, sehingga dapat bertindak tepat dalam mengurus diri dan keluarganya.
Kini saatnya seluruh warga bangsa memobilisasi solidaritas untuk mengulurkan tangan bagi para korban. Dalam kondisi tertimpa musibah, para korban sangat membutuhkan uluran tangan dari sesama, terutama warga bangsa Indonesia.
Kita punya pengalaman berharga ketika harus menghadapi bencana tsunami di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, gempa bumi di Yogyakarta dan pesisir selatan Jawa Barat. Setidaknya berbagai kelemahan dalam mengurus bencana alam berskala besar tersebut menjadi catatan dan tidak terulang lagi di kawasan Sumatera Barat.
Tidak perlu saling menyalahkan. Selain itu jangan sampai ada yang masih tega memanfaatkan suasana untuk mengeruk keuntungan pribadi atau mengambil kesempatan dalam kesempitan. Pemerintah perlu belajar banyak dari penanganan gempa bumi di Yogyakarta, terutama soal janji-janji pemberian bantuan materiil.
Janji seorang pejabat menjadi pegangan bagi para korban bencana alam. Sebuah janji bagaimanapun harus direalisasikan. Jangan sampai janji tersebut hanya sebagai pemanis mulut dan alat melegakan hati para korban untuk sementara waktu.
Rasanya kita perlu malu terhadap dunia internasional yang dalam beberapa kali bencana alam di Tanah Air justru memberikan bantuan lebih konkret, tepat sasaran, dan tepat waktu. Panjangnya rantai birokrasi dan lemahnya koordinasi sering menjadi kendala dalam menangani bencana alam berskala besar.
Telepasa dari uapaya me-recovery dampak bencana alam, kita semua telah terus menerus diingatkan oleh Sang Pencipta agar segera instrospeksi dalam menjalani hidup. Bisa jadi, bencana yang terus menerus mendera bangsa ini merupakan sebuah peringatan bahwa kita bukanlah apa-apa di hadapan Sang Pencipta.
Dua hari sebelum bencana di Sumatera Barat terjadi, penyanyi badala Ebiet G Ade mengajak Presiden Susilo Yudhoyono (SBY) menyanyikan sebuah lagi sarat makna, Berita Kepada Kawan, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta. …Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita, yang selalu salah bangga dengan dosa-dosa…(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: