Efek Domino Musibah Garuda

TERBAKARNYA pesawat Boeing 737-400 Garuda GA-200 ternyata mendapat perhatian dari kalangan media massa terkemuka di Amerika Serikat. Surat kabar terkemuka dan punya pengaruh besar di AS, The Ne York Times, Washington Post, dan USA Today menurunkan laporan panjang mengenai tragedi tersebut.
Tak mau ketinggalan, jaringan televisi terbesar di AS yang  menjangkau hampir di seluruh dunia, CNN, juga memberitakan kecelakaan yang menyebabkan 21 penumpang dan seorang awak kabin Garuda tewas.
Dalam laporannya, media massa di Negeri Paman Sam tersebut mengungkapkan secara rinci terjadinya kecelakaan yang dialami Garuda Indonesia, baik proses ledakan dan kebakaran pesawat, jumlah penumpang  selamat maupun meninggal, serta hiruk-pikuk cerita yang dikumpulkan dari para penumpang.
Soal kecelakaan pesawat, The New York Times menurunkan analisa berita yang menyorot kecelakaan pesawat di Indonesia menunjukkan adanya masalah mendalam soal pengamanan.    Analisa tersebut antara lain mengatakan, kendati pejabat dan peneliti Indonesia saat ini mengatakan masih dini untuk mengetahui penyebab kecelakaan Garuda,  sebenarnya sudah lama ada peringatan soal pemeliharaan pesawat dan standar operasional,  kelalaian industri penerbangan, serta kualitas fasilitas dan pelayanan penerbangan di Indonesia.
New York Times mencatat, jumlah orang yang tewas akibat kecelakaan pesawat di Indonesia dalam tiga tahun terakhir sudah mencapai hampir 280 orang. Juga disinggung berbagai bencana alam dan kecelakaan di moda transportasi yang terjadi sebelum Garuda celaka.
Pemberitaan luas tersebut mau tak mau akan mempengaruhi image Indonesia di luar negeri, terutama Amerika Serikat. Apalagi, di antara korban tewas dan luka bakar terdapat sejumlah orang asing. Terbanyak warga negara Australia yang menumpang Garuda terkait pertemuan Menteri Luar Negeri Asutralia Alexander Downer dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Pengaruh paling besar tentu saja pada dunia kepariwisataan kita dan jasa penerbangan yang dikelola maskapai penerbangan Indonesia. Centang perenang dalam dunia penerbangan –dan moda transportasi lainnya– akan mempengaruhi kunjungan turis asing ke Indonesia.
Semua turis/wisatawan asing pasti ingin menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang,  dengan aman dan nyaman, bukan sport jantung karena memikirkan keselamatan ketika menggunakan jasa transportasi. Padahal. saat ini Indonesia tengah bersaing ketat dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam untuk menarik sebanyak mungkin wisatawan asing.
Celakanya, ada sejumlah warga asing yang ikut menjadi korban tewas dan hilang akibat kecelakaan kapal Senopati Nusantara, pesawat AdamAir dan Garuda. Padahal kita tahu, nasib naas yang menimpa orang asing –terutama yang berasal dari negara-negara Barat– dengan cepat menjadi sorotan tajam.
Di sisi lain, maskapai penerbangan nasional yang punya rute internasional juga akan ikut kena dampak. Paling tidak, orang asing akan terpengaruh oleh berbagai berita mengenai kecelakaan di Indonesia, sehingga memilih maskapai penerbangan lain.
Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mulai terpengaruh setelah terjadi kasus bom Bali I. Apalagi setelah itu rangkaian teror bom terus terjadi sehingga negara-negara Barat mengeluarkan travel warning.
Tentu saja berbagai kecelakaan dan bencana alam yang susul menyusul belakangan ini akan menjadi faktor pendorong makin berkurangnya kunjungan wisatawan. Ironisnya pada saat ini muncul kabar kurang sedap yaitu kunjungan ‘wisatawan’ asal Indonesia ke Malaysia dan Singapura meningkat dua kali lipat.
Bisa jadi yang dimaksud wisatawan itu termasuk orang-orang Indonesia yang tengah berobat ke rumah sakit-rumah sakit di Negeri Jiran tersebut. Sejumlah orang Indonesia lebih memilih berobat ke Malaysia daripada rumah sakit di dalam negeri. Sebelumnya, Singapura menjadi tujuan bagi warga Indonesia yang ingin berobat.
Tak mudah mengembalikan kepercayaan orang asing untuk datang ke Indonesia sekaligus menggunakan jasa penerbangan nasional. Kalau tidak ada langkah nyata dan teritegrasi,  efek domino dari berbagai kecelakaan dan bencana alam tersebut akan menjadikan negeri ini sulit bangkit dari keterpurukan ekonomi.(*)

One Response to “Efek Domino Musibah Garuda”

  1. Efek Domino Musibah Garuda at Malaysia Today and Beyond Says:

    […] post by blog tribun batam and software by Elliott Back Share and Enjoy:These icons link to social bookmarking sites where […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: