Langkah Berani Gubernur Sutiyoso

GUBERNUR DKI Jakarta, Sutiyoso (Bas Yos) benar-benar percaya diri. Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai gubernur di ibukota, Bang Yos dengan berani mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (capres), Senin (1/10).
Di Hotel Four Seasons, Jakarta,  yang dipilih sebagai lokasi deklarasi, terpasang baliho raksasa ukuran 8×5 meter. Baliho itu bergambar Bang Yos dengan jas hitam, dengan latar belakang bendera Merah Putih dan langit biru. Tertulis Bang Yos for President!
Sutiyoso merupakan orang pertama di republik ini yang secara formal mendeklarasikan diri sebagai calon presiden  2009. Uniknya Sutiyoso bukan ketua umum sebuah partai, dan belum ada partai politik yang memberikan dukungan secara formal bagi pencalonannya.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang pada awal September menggelar rakernas di Jakarta masih sebatas meminta ketegasan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, apakah bersedia dicalonkan sebagai presiden pada pemilu 2009. Meski putri Bung Karno itu kemudian menyatakan kesediaan, PDIP belum secara formal mendeklarasikan Megawati sebagai capres.
Dari segi perhitungan politik, memang terlalu dini Sutiyoso mendeklarasikan diri. Para politisi biasanya baru secara formal mencalonkan diri menjelang pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sebagian besar politisi dan tokoh nasional enggan mencalonkan diri sekarang karena khawatir menjadi bahan black campain dan objek polemik. Selain itu strategi politik calon yang muncul secara dini dapat terbaca dengan mudah. Setiap aktivitas yang bergubungan dengan masyarakat banyak (massa) segera akan dituding sebagai mencuri start kampanye..
Namu, dari sisi lain ada nilai postif yang dapat dipetik dari fenomena tampilnya Sutiyoso pada saat ini. Para calon pemilih mempunyai waktu cukup panjang untuk menilai sosok Sutiyoso, termasuk track record-nya selama ini, apakah ia memenuhi kriteria mereka sebagai presiden.
Dengan demikian para pemilih tidak sekadar ‘membeli kucing dalam karung’ ketika menentukan pilihan politiknya. Kalau memang Sutiyoso mampu memanfaatkan momentum yang tersedia untuk mendongkrak citranya,  bukan tidak mungkin peluang memenangi pemilihan presiden akan terbuka lebar.
Menurut teori analisa SWOT (strength, weakness, opportunity, and threat), ancaman dapat dimanfaatkan untuk memunculkan peluang. Sedang kelemahan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kekuatan.
Setelah mendeklarasikan diri, Sutiyoso harus siap jadi sasaran caci maki, kritik, analisis, dan objek pemberitaan media massa. Setiap langkahnya akan dengan cepat menjadi perhatian publik dan pemberitaan.
Termasuk pertemuannya dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, beberapa jam sebelum mendeklarasikan diri, akan menjadi bahan analisis para politisi dan calon rivalnya di masa mendatang. Pertemuan itu bernuansa politik yang kuat meski petinggi PDIP menyatakan kedatangan Sutiyoso hanya untuk menyerahkan undangan menghadiri deklarasi kepada Megawati.
Sutiyoso seolah ingin membalik paradigma politik praktis yang menyebut lebih taktis dan strategis memunculkan calon presiden menjelang pendaftaran di KPU. Personel penyelenggara pemilu 2009 hingga sekarang belum terbentuk karena masih dalam tahap fit and proper test di DPR.
Langkah politik Sutiyoso bisa jadi merupakan alat bargaining (tawar menawar) dengan partai politik dan para bakal calon yang sekrang masih malu-malu mengungkapkan rencananya  kepada publik secara formal. Namun ia harus terus menerus memoles citranya di benak para calon pemilih terutama terkait isu KKN, keterlibatannya dalam kasus Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jakarta), kematian beberapa wartawan Australia di Timor Timur, dan beberapa isu sensitif lainnya.
Cukup fair kalau kita ucapkan selamat kepada Bang Yos. Mulai saat ini ia harus berjalan di rimba belantara politik praktis Indonesia yang selam ini sulit diramalkan arah dan ending-nya. Ini setidaknya menjadi pengalaman baru Sutiyoso dan kita semua.(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: