Bermesraan di Udara

PEMERINTAH Indonesia benar-benar dibuat pusing oleh beragam masalah sektor penerbangan sipil dalam negeri. Hingga saat ini Uni Eropa masih enggan mengizinkan maskapai Indonesia masuk wilayah mereka karena dinilai tidak layak atau sangat berisiko bagi keselamatan penumpang.
Ketika pemerintah tengah berjuang keras agar maskapai nasional bisa melayani Eropa, persoalan terus saja timbul. Beberapa maskapai penerbangan senantiasa bermasalah dengan pesawatnya. Entah cover sayap lepas, kancing penguat katup udara lepas, hingga ada penumpang gelap yang lolos masuk pesawat tanpa tiket. Bahkan pesawat pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla pun nyaris celaka gara-gara roda pesawatnya terlipat saat mendarat di Bandara Mutiara, Palu, Sulawesi Tengah.
Tapi yang paling menarik adalah ulah para awak pesawat saat menjalankan tugas. Pilot dan pramugari sebuah maskapai penerbangan nasional bermesraan selama 10 menit di hadapan penumpang. Seorang penumpang yang melaporkan kejadian itu mengatakan, 20 menit ketika pesawat akan mendarat, sang pilot belum juga menuju kokpit.
Dirjen Perhubungan Udara Dephub Budhi M Suyitno bahkan mengatakan,  adegan mesra pilot dan pramugari saat pewasat di udara bukan hal baru. Menurut Budi, ada pilot yang membawa pacarnya ke dalam kokpit.
Itu menggambarkan bahwa masih banyak awak pesawat maskapai nasional kurang profesional dalam menjalankan tugasnya. Sikap seperti itu sama dengan mempertaruhkan keselamatan penumpang.
Khusus kasus pilot dan pramugari bermesraan ketika bertugas, bukan rahasia lagi. Seorang mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bahkan secara khusus melakukan penelitian mengenai hal itu. Dia mewawancarai 176 pramugari dan mereka mengakui bahwa sudah jamak adanya hubungan khusus antara pilot dan pramugari. Bahkan pramugari yang telah bersuami pun tak jarang punya hubungan asmara dengan pilotnya.
Skripsi berjudul Hubungan antara Harga Diri dengan Seks sebagai Sebuah Alat di Pekerjaan Pramugari Udara ini banyak menceritakan sisi menarik pramugari ketika bekerja. Pramugari juga sering menepuk punggung pilot untuk menambah sentuhan hubungan antara masing-masing. Kebiasaan seperti itu menjadi senjata ampuh untuk meluluhkan hati sang pilot. Itu sudah menjadi kebiasaan pramugari di Indonesia. Bahkan, menjadi kompetisi antarpramugari untuk mengaet pilot.  Sebanyak 176 pramugari yang menjadi responden Indah berasal dari empat maskapai di Indonesia. Mereka mengakui bahwa ciuman dan pelukan dengan pilot menjadi kebiasaan dalam penerbangan pesawat.
Sebanyak 42,6 persen dari 176 pramugari mengaku lebih mengedepankan perilaku seks daripada harga diri. Kebiasaan itu disebabkan kedekatan dengan pilot serta unsur materi yang ingin direbut pramugari ketika menekuni profesinya.
Beragam permasalahan tersebut sepatutnya mendapat perhatian serius dari otoritas penerbangan sipil, dalam hal ini Departemen Perhubungan dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).  Sebab, persoalan yang membelit maskapai penerbangan nasional bukan sekedar masalah teknis, tetapi juga masalah perilaku para awak yang bisa membahayakan keselamatan penumpang.(*)

One Response to “Bermesraan di Udara”

  1. MEY Says:

    usul…agar maskapai penerbangan indonesia..memberikan penataran ESQ pada setiap cabin crew ..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: