Menciptakan Rasa Aman hingga 2008

PERAYAAN Natal di Indonesia dan seluruh dunia, pada umumnya berlangsung aman. Termasuk peringatan Natal di daerah rawan konflik horizontal, seperti di kawasan Poso, Sulawesi Tengah, juga berlangsung aman meski mendapat penjagaan ekstraketat.
Untuk mengantisipasi adanya orang-orang yang membawa barang berbahaya ke dalam gereja, petugas keamanan terpakasa memeriksa barang bawaan para jemaat. Sepintas memang bisa menimbulkan kesan tidak nyaman dan bisa menimbulkan rasa ketakutan.
Namun tindakan antisipasi seperti memang diperlukan. Memang, operasi pengamanan Natal dan tahun baru bisa menimbulkan tafsir sebagai langkah berlebihan dan menimbulkan anggapan sebagai tindakan provokasi.
Pengalaman di masa lalu seringkali dijadi tolok ukur dalam operasi pengamanan. Pengumpulan informasi intelijen untuk menentukan skala pengamanan tidak bisa menjadi jaminan. Bagaimanapun petugas intelijen mempunyai keterbatasan dalam mengumpulkan informasi mengenai potensi ancaman dan rencana teror lainnya.
Masih ada satu momen lagi yang memerlukan perhatian serius petugas keamanan yaotu peringatan malam pergantian tahun dari 2007 ke 2008. Penumpukan massa di lokasi-lokasi tertentu memang sangat berpotensi menimbulkan kerawanan dan gangguan keamanan.
Oleh karena itu, kelompok masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun harus mempertimbangan kondisi sosial dan psikologi warga sekeliling lokasi acara. Jangan sampai acara yang digelar dan polah tingkah pengunjung justru mengganggu warga sekitar.
Sejumlah tokoh masyarakat mengimbau agar pergantian tahun diisi oleh kegiatan-kegiatan bermanfaat dan tidak menonjolkan unsur hura-hura apalagi diisi kegiatan yang melanggar hukum. Sudah bukan rahasia, masih ada yang merayakan pergantian tahun dengan menggelar pesta minuman keras dan narkoba, serta kebut-kebutan.
Mengonsumsi miras, apalagi di acara pergantian tahun di area publik, sangat mungkin memicu keributan dan gangguan keamanan lainnya.  Orang yang mengonsumsi minuman keras sulit mengendalikan diri dan mudah melupakan amarah ketika bersinggungan dengan orang lain di lokasi publik.
Menggelar acara seperti itu juga bisa menjadi sasaran teror dari pihak lain. Oleh karena itu. lebih baik kondisi seperti itu dihindari. Namun sah-sah saja orang merayakan malam tahun baru dengan meriah dan kegembiraan. Tidak mungkin kegiatan yang digelar untuk merayakan malam tahun baru dibatasi, sepanjang tidak melanggar hukum dan norma lainnnya.
Apalagi perayaan malam tahun baru sudah menjadi di seluruh dunia dan telah berlangsung bertahun-tahun. Selain itu, terlalu sulit rasanya melakukan pengawasan ketat terhadap berbagai acara yang digelar masyarakat tanpa ada kesadaran dari masyakarakat untuk mengontrol berbagai kegiatan sehingga tidak kontrapoduktif.
Di sisi lain pergantian tahun lebih baik dipakai sebagai momentum untuk instrospeksi diri mengenai berbagai hal di tahun 2007. Pada tahun ini berbagai bencana alam melanda negeri ini, sehingga menguras anggaran negara.
Tak tertutup kemungkinan pada 2008 nanti bencana alam tetap memjadi momok yang menghantui warga di seluruh wilayah negeri ini. Tak mungkin untuk memanggulangi bencana hanya mengandalkan keuangan negara, tanpa uluran tangan seluruh anak bangsa untuk saling membantu.
Lebih baik dana yang dialokasikan untuk menggelar berbagai pesta wah menyambut tahun baru dialokasikan untuk memberi bantuan saudara-saudara kita di tanah air yang tidak beruntung akibat berbagai macam sebab.Naif rasanya kalau sekolompok warga masyarakat berpesta pora sedang warga lainnya tengah kesulitan menyambung hidup karena diterpa bencana alam, penyakit, dan kemiskinan.
Apalagi tahun 2008 memicu kekhawatiran terjadinya ketidakpastian di bidang ekonomi akibat tingginya harga minyak mentah dunia. Ketika kita tidak bijak dalam mengomsumsi energi yang berasal dari minyak bumi, krisis tersebut akan benar-benar menjadi bencana.(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: